Euforia Persib

Halloww gaes, tadi siang Bandung membiru loh, tapi membirunya bukan karena benjut/ benjol memar abis tonjok-tonjokan gitu, bukan. Bandung membiru soalnya para bobotoh (Oya by the way barangkali ada yang gak tau bobotoh itu apaan, sini gw bisikin kasih tau, bobotoh adalah sebutan supporter untuk klub Persib @persib, Persib = Persatuan Sepakbola Indonesia Bandung) jadi tadi siang gw dan ratusan bobotoh lainnya tumpah ke jalanan kota Bandung sambil  bernyanyian, beryel-yel ria dan teriakan-teriakan “Persib maung bandung, persib maung bandung…” “Persib juara deuiiii…!!” “Halo-halo Bandung…” pokonya bersuara menggemakan kemenangan di setiap sudut kota Bandung.

Sedari jam 7 pagi pemerintah kota Bandung, walikota Ridwan Kamil serta para bobotoh melaksanakan sholat istisqo berjamaah di mesjid alun-alun Bandung, selanjutnya jam 10 bobotoh mulai menyemuti jalanan untuk merayakan kemenangan Persib saat melawan Sriwijaya FC Palembang tepat seminggu yang lalu . Perayaan kemenangan ini tidak langsung dirayakan setelah pertandingan, karena pertandingan tersebut dilangsungkan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK) – Jakarta, berhubung kita menjunjung pepatah “Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung” yang artinya gak enak aja sama The Jak (supporter Persija) udah mah ga masuk final terus stadionnya dipake ama Persib dan Persibnya juara pulak! haha… Gak ding! soalnya para bobotoh harus kembali ke Bandung seusai pertandingan dan besoknya hari senin, jadi rutinitas kerja, sekolah harus berlangsung sebagaimana mestinya begitulah himbauan bapak walikota Bandung Ridwan Kamil.

Konvoi Persib ini bergerak dari wilayah masing-masing menuju Kota Baru Parahyangan dari situ konvoi dilanjutkan menuju Monumen Bandung Lautan Api – Tegalega. Para pemain Persib dan walikota Bandung pawai menggunakan kendaraan Bandros (Bandros = Bandung Tour on The Bus) lalu para bobotoh mengiringi Bandros naik motor maupun mobil sambil mengibar-ngibarkan bendera Persib dan menggerung-gerungkan gas menambah semarak iring-iringan dan kebisingan tentunya :(.

Perayaan kemenangan Persib ini membawa berkah bagi pedagang merchandise atau atribut Persib, hampir setiap jengkal trotoar kota Bandung mendadak menjadi lapak para pedagang yang berjualan pernak pernik Persib mulai dari bendera, syal, topi, jersey, kaos dan lain-lain. Gw perhatiin meskipun para pedagang ini berjejer di setiap jengkal namun dagangan masing-masing mereka tetep laris manis kok ini kali ya yang namanya rejeki gak akan kemana, mungkin prinsip ini sama juga dengan jodoh, kan kalo udah jodoh gak akan kemana #eaaak.

IMG_0634

pesib

Rombongan Pemain Persib + Ridwan Kamil diatas Bandros

Selama konvoi berlangsung gak jarang para bobotoh yang bertindak seenaknya sendiri dan gak mematuhi peraturan lalu lintas, ada bobotoh yang gak pake helm, gapake baju terus joget-joget ditengah jalan dan bobotoh mendadak jadi cabe-cabean juga ada! Haghag… yang pasti kalo ada bobotoh yang udik dan bertindak anarkis dan menyebabkan ke cahos-an itu bukan gw gaes, sumpah bukan! gw emang keluar tadi tapi bawa Brownies *LAH! APA HUBUNGANNYAAA??! Hehe… tenang gaes, maksud gw gini mana ada konvoi supporter bola tapi bawa brownies? menyalahi kodrat itu namanya :D. Kebetulan nenek gw kan lagi sakit dan rumah beliau ada di Cimahi, jadi ya gw pikir sih sekalian aja pergi ngikutin jalur iring-iringan bobotoh. Rumah gw ke rumah nenek itu biasanya ditempuh selama sejam disini gw gak tau apakah rumah gw yang jauh atau rumah nenek yang kejauhan *misteri* pokonya baru kali ini perjalanan ke rumah nenek gw berasa dikawal bobotoh 😀 #yaiyalaahh #etdah.

IMG_0631

Advertisements

2 thoughts on “Euforia Persib

  1. Numpang konvoi itu asyik ya. Saya jadi pengen juga numpang konvoi… cuma konvoi presiden :haha. Yang ada diserempet voorijder kali yak :hihi. Anyway, selamat buat Persib. Semoga bisa semakin jaya di dunia persepakbolaan Indonesia. Jadi berhasil sampai tanpa macet dong Mbak :hehe. Lumayan banget tuh.

    Liked by 1 person

  2. Iya seru banget soalnya banyak cowo-cowo cakep bertebaran *halah*
    Ikut konvoi presiden mah paling banter 1km dibelakang atau gak dadah-dadah doang :D. Iya makasih qaqa “Hidup Persib!!!”. Tampaknya pesepakbolaan Indonesia bisa jaya meskipun tanpa PSSI. Huahahaha…

    Like

Silahkan komen tapi karetnya satu aja *jangan pedes-pedes*

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s