18

Perihal Selera


Seperti hari-hari biasanya di tempat gw bekerja gw selalu nyetel musik entah itu dari Windows media player atau streaming Grooveshark buat dengerin lagu-lagu yang kekinian.

Di suatu hari yang biasanya itu gw duduk depan komputer lalu kerja seperti biasa, biasa gimana? Ya biasa bekerja dengan komputer yang ngetik-ngetik lah ngerjain itung-itungan di excell gitu tau kan? Bukan kerja yang pake sepatu boot mainin mesin dan maju mundur di atas tronton, bukan yaa… Profesi lama itu mah

Thank God kerjaan gw yg sekarang rada gaya dan gak yang terlalu perkakas eh perkasa macem jaman dulu itu dimana gw satu-satunya cewe diantara puluhan cowo-cowo yang kala itu gak ada toleransinya untuk memperlakukan gw lebih istimewa atau lemah lembut bagai tuan putri, boro-boro tuan putri dianggap sebagai cewe pun kayanya mereka ga inget deh

. Cowo-cowo tanpa perasaan itu menyamaratakan becandaan yang sangat barbar gw yang dikejar-kejar terus diangkut dan diceburin ke pantai lah, dikunci di kebon kersen lah yang banyak ulernya dan banyak lagi perlakuan barbar lainnya, pedih lah gw yang sangat anggun mempesona ini pada zaman itu :(.

417732_3058378136525_984957573_n
Gw kedua dari kanan.

Gw bersyukur di kerjaan yang sekarang rekan-rekan kerjanya banyak cewenya \(^_^)/ dengan temen yang banyak cewenya bisa curcol, bisa minta dandanin, selfie pokonya kegiatan centil-centilan yang selama ini terlewatkan *halaaahh*.

Tapi namanya juga cewe, menurut gw mereka punya ekstra rasa ingin tahu dan tingkat kepedulian lebih tinggi dibanding cowo. Contohnya ketika suatu hari di playlist gw terputar lagu milik Pentatonix yang judulnya Little Drummer Boy, berhubung lagu ini termasuk lagu favorit gw jadinya ini lagu selalu disetel setiap hari. Temen gw yang entah baru tau atau dia baru ngeh dengan liriknya secara denger gw ikut nyanyi-nyanyi bareng grup choir asal amrik ini mulai komen ;
Temen cewe : Ran, kamu hafal lagu ini?
Gw : Hafal dong, salah satu lagu paporit (pake p bilangnya juga biar jelas) gw nih
Temen cewe : Hih, itu kan bukan lagu islami.
Gw : Emang bukan, trus napa?
Temen cewe : Kamu gabole nyanyi-nyanyi lagu gitu, sama artinya dengan kamu memuja Tuhan lain.
Gw : menganga

Waktu itu gw langsung ganti lagu lain, bukan berarti gw merasa ketakutan dengan apa yang temen gw omongin, tp gw ngerasa temen gw itu punya tingkat pemahaman yang agak minim dan gw gamau berdebat dengan orang macem gitu.

Mungkin anggapan temen gw lagu/musik pujian-pujian adalah sama artinya dengan gw berkhianat atas keyakinan gw. Tapi menurut gw lagu itu nada-nada indah sesuai pemahaman dan selera masing-masing orang, dan lagi menurut gw musik itu universal! \m/

*pasang headset mulai nyanyi lagi* 😀
“Little Drummer Boy”

[Avi:]
Come they told me
Pa-rum-pum-pum-pum

[Scott:]
A new born King to see
Pa-rum-pum-pum-pum

[Mitch:]
Our finest gifts we bring
Pa-rum-pum-pum-pum

[Kirstie:]
To lay before the king
Pa-rum-pum-pum-pum
Rum-pum-pum-pum
Rum-pum-pum-pum

So to honor Him
Pa-rum-pum-pum-pum
When we come

[Scott:]
Little baby
Pah-rum-pum-pum-pum
I am a poor boy too
Pa-rum-pum-pum-pum

[Mitch & Kirstie:]
I have no gift to bring
Pa-rum-pum-pum-pum
That’s fit to give our King
Pa-rum-pum-pum-pum
Rum-pum-pum-pum
Rum-pum-pum-pum

[Kevin:]
Shall I play for you
Pa-rum-pum-pum-pum
Pa-rum-pum-pum-pum

[Avi & Scott:]
Mary nodded
Pa-rum-pum-pum-pum
The ox and lamb kept time
Pa-rum-pum-pum-pum

I played my drum for Him
Pa-rum-pum-pum-pum
I played my best for Him
Pa-rum-pum-pum-pum
Rum-pum-pum-pum
Rum-pum-pum-pum

[All:]
Then He smiled at me
Pa-rum-pum-pum-pum
Me and my drum

[Kristie:]
Come they told me
Pa-rum-pum-pum-pum
A new born King to see
Pa-rum-pum-pum-pum

Me and my drum
Me and my drum
Me and my drum
Me and my drum
Rum-pum-pum-pum

Ada beberapa versi / penyanyi lagu Little Drummer Boy ini ada Josh Groban dan lain-lain (lain-lainnya gatau sih :D) tapi gw paling suka dinyanyiin sama grup Pentatonix yang dibawain ala beat box gitu. Top markotop pokonya 😀