Mencium dan Dicium (yang itunya masih kecil jgn baca yaa,, * itunya= usianya xD )

Ciuman… pasti tau kan kata ini? apah ga asing? apah sering? apah basi? yg terakhir mah kudu diangetin dulu kayanya…kekeke

ciuman itu kalo menurut gw pribadi melibatkan perasaan dan nafsu…. naahh kata yg terakhir ini yang mau gw bahas. Kalo kata yg cupu macem gw (pasti ada yg ngakak puas gw bilang ini.. okay sweetheart you got me! 😀 ) ciuman itu melibatkan “perasaan” yang dalem banget yang hanya saraf-saraf sensorik yg bisa nangkep kalo lo mau dan siap untuk ciuman. Mencium dan dicium itu sebetulnya sama ‘ketika lo nyium otomatis lo mendapat cium’ yang bedain siapa yang maju duluan hidih  ga enak banget bahasanya.. yang condong… yang monyong…yang mulai naaahh enakan dikit. Terus, kenapa si nafsu ikutan ya dalam kegiatan ciuman ini? gw bilang sih manusiawi, kodrat manusia punya nafsu. cumaaann,,, bisa dikontrol ga nafsunya. kalo ga bisa ngontrol mending jauh-jauh deh sama kegiatan ini, biar apa coba? biar ga terjebak dan menyesal. Penyesalan itu datang selalu belakangan kalo penyesalan datangnya di awal namanya pendaftaran (eeaa malah ngegaring).

Ah udah ah pembahasannya,,, bukannya khawatir pengen, tapi masalahnya gw belom punya pengalam banyak soal ciuman ini. tar dikira sotoy lagi,,, hayoh aja teori tentang ciuman padahal prakteknya sendirinya belum. *donlot cara ciuman di youtube*

tuh kan posting ginian gw jadi melow, gatau mupeng *wakakakak*

nyanyi ah biar tersalurkan (apanya?) jangan nanyaaaaa *doh otak gw ngehang!!!!

” Kau yang di sana, terpisah jarak waktu
Aku di sini merindukan bayangmu
Mungkin kita harus bisa menahan gejolak
Tapi kita manusia yang punya hasrat jiwa

Setiap saat, setiap waktu
Kuingat dirimu
Setiap saat, setiap waktu
Kuingin berjumpa

Kau yang terindah hadir dalam mimpiku
Kini bertemu dalam jalinan kisah
Mungkin kita bukan cinta, aku tak perduli
Tapi kita manusia yang punya hasrat jiwa

Setiap saat, setiap waktu
Kuingat dirimu
Setiap saat, setiap waktu
Kuingin berjumpa

Kuingin bercinta
Walau kupendam gejolak namun asmara tetap ada
Tak bisa kutolak karena kau yang terindah
Yang mungkin memuaskan segalanya

Setiap saat, setiap waktu
Kuingat dirimu
Setiap saat, setiap waktu
Kuingin berjumpa
Kuingin dirimu

-Java Jive, Kau yang terindah-

Advertisements

3 thoughts on “Mencium dan Dicium (yang itunya masih kecil jgn baca yaa,, * itunya= usianya xD )

  1. Pingback: Mencium dan Dicium (yang itunya masih kecil jgn baca yaa,, * itunya= usianya xD ) | rhanztheking

Silahkan komen tapi karetnya satu aja *jangan pedes-pedes*

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s